CIREBON – Komisi I DPRD Kota Cirebon mendorong percepatan perbaikan kantor baru Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) guna menunjang aktivitas petugas pemadam kebakaran.
Hal itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon, Agung Supirno SH saat meninjau langsung kantor baru DPKP eks gedung Disnaker di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kecamatan Kesambi.
Ia mengatakan, jajaran anggota Komisi I DPRD telah memantau langsung kondisi kantor baru DPKP tersebut. Menurutnya, dari sisi luas dan denah, gedung tersebut cukup representatif menunjang kebutuhan pemadam kebakaran.
“Alhamdulillah, untuk luas dan denah representatif. Tinggal perbaikan kantor saja supaya bisa ditempati dan bisa beraktivitas, termasuk untuk menyimpan alat-alat yang memang menjadi kebutuhan teman-teman pemadam kebakaran,” kata Agung.

Ia menegaskan, DPRD Kota Cirebon akan mendukung kebutuhan anggaran untuk memperbaiki sarana dan prasarana kantor tersebut. Pembahasan kebutuhan itu akan disampaikan dalam rapat anggaran agar kantor dapat segera difungsikan.
Agung menilai, pemanfaatan gedung baru perlu diikuti dengan penyiapan sarana dan prasarana pendukung. Jika gedung hanya diterima tanpa segera dilengkapi kebutuhan dasar untuk operasional, pemanfaatannya tidak akan optimal.
“DPRD Kota Cirebon insya Allah akan support dan menyampaikan di rapat anggaran mengenai apa-apa saja yang dibutuhkan. Tentu anggarannya supaya kantor ini bisa segera ditempati dan representatif,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala DPKP Kota Cirebon, Andi Riskiyanto mengatakan, pemindahan kantor tersebut dilakukan atas instruksi walikota.
Ia menyebut lokasi kantor baru itu memiliki posisi yang strategis untuk mendukung aktivitas pemadam kebakaran.

“Pertama, lokasi juga bagus, di tengah. Kemudian luasannya juga representatif sekali buat armada, buat latihan teman-teman armada dan lain-lain,” kata Andi.
Menurutnya, DPKP sebelumnya telah memperoleh anggaran untuk pemeliharaan dan perbaikan bagian gedung yang mengalami kerusakan.
Perbaikan tersebut diharapkan membuat gedung dapat segera digunakan sambil menunggu penataan dan kebutuhan lainnya dilakukan secara bertahap.
“Minimal kalau gedung ini sudah bisa dipakai, ya sudah cukup sementara itu bisa dipakai. Sambil berjalan,” ujarnya.
Terkait besaran anggaran perbaikan, Andi mengatakan pihaknya masih perlu mengecek kembali alokasi yang telah disiapkan. Ia menyebut sebelumnya terdapat informasi mengenai dukungan anggaran untuk perbaikan gedung tersebut.
Monitoring ini juga dihadiri beberapa Anggota Komisi I DPRD, seperti Imam Yahya, Andi Riyanto Lie, Cicih Sukaesih, Aldyan Fauzan Ramadhan Sumarna, Ruri Tri Lesmana dan Syaifurrohman. (Humas DPRD Kota Cirebon)